Biografi Gus Miftah

 
Biografi Gus Miftah

Daftar Isi Profil Gus Miftah

  1. Kelahiran
  2. Keluarga
  3. Mendirikan Pesantren
  4. Perjalanan Dakwah

Kelahiran

KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah lahir 5 Agustus 1981, di Lampung. Beliau merupakan keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.

Keluarga

Gus Miftah melepas masa lajangnya dengan menikahi Hj. Dwi Astuti Ningsih. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai dua anak.

Mendirikan Pesantren

Pada tahun 2011, Gus Miftah mendirikan Pondok Pesantren Ora Aji. Nama pondok tersebut memiliki filosofinya, yaitu bahwa tak ada seorang pun yang berarti di mata Allah selain ketakwaannya.

Perjalanan Dakwah

Perjalanan dakwah Gus Miftah dimulai saat usianya masih 21 tahun. Pada sekitar tahun 2000-an, Gus Miftah yang sering salat tahajud di sebuah musala sekitar Sarkem, sebuah area lokalisasi di Yogyakarta, kemudian berniatan berdakwah. Saat itu ia ditemani Gunardi atau Gun Jack sosok yang menjadi penguasa pada saat itu.

Bermula dari kegiatan tersebut, kajian agama mulai rutin digelar oleh Gus Miftah. Meski awalnya banyak tantangan, tapi saat ini sejumlah pekerja dunia malam sudah menerima kehadirannya. Tidak jarang, ketika pengajian sejumlah jemaah meneteskan air mata dan mulai merubah perilakunya secara perlahan.

Perjalanan dakwah Gus Miftah kemudian berlanjut ke kelab malam dan juga salon plus-plus. Awalnya ia masuk lantaran mendapati keluh kesah para pekerja dunia malam yang kesulitan mendapat akses kajian agama. Ketika hendak mengaji di luar mereka mengaku menjadi bahan pergunjingan. Sebaliknya di tempat kerjanya tidak ada kajian agama yang bisa didapatkan.

Berbeda dengan dulu saat mendapat penolakan ketika hendak memberi kajian, kini banyak pekerja malam yang merasa butuh untuk mendapat pengajian. Tidak jarang beberapa banyak pekerja malam kemudian berhijrah menjadi lebih baik. Sejak lima tahun terakhir langkahnya pun didukung oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya asal Pekalongan.