Indeks Kitab

 Kitab Majlisus Saniyyah

MAJLISUS SANIYYAH Kitab karangan Imam Ahmad bin Syaikh Hijazi Al Fasyani.
Sebagaimana kitab matannya, Kitab Majalisus Saniyyah karya Imam Ahmad bin Syaikh Al-Fasyani, seorang Ulama besar yang hidup di abad ke-9 Hijriyah ini adalah syarah (penjelasan) dari kitab Arba’in milik Imam Nawawi.

Kitab Arba’in yang berarti 40 (meskipun sebenarnya ada 42 Hadits dalam kitab ini) merupakan kumpulan Hadits Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam yang membahas seluruh aspek agama, baik dari segi akidah, hukum, mua’amalah maupun akhlak. Naskah kitab disusun dalam bentuk narasi dan ditulis dengan gaya bahasa yang simple dan mudah dipahami.
Kitab ini sangat cocok bagi para santri dan pelajar khususnya bagi yang sudah menyelesaikan kajian kitab Arbain Nawawi.
Semoga Bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab: Majlisus Saniyah (PDF)
Tebal: 120 halaman (PDF)

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Mukhtasor Jiddan

MUKHTASOR JIDDAN  karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan Al-Makki Asy-Syafi'iy Rahimahullah , guru Syaikh Mahfudz Tremas, yang hingga kini masih dijadikan rujukan mempelajari ilmu Nahwu adalah Mukhtashor Jiddan, yang artinya, ringkes banget.
Kitab Mukhtashor Jiddan merupakan syarah (penjelas) paling ringkas dari Kitab Ajurumiyah yang dikarang oleh Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Muhammad Shonhaji Ajurum, yang lebih populer dengan sebutan Shonhaji bin Ajurum.

Menurut Syaikh Zaini Dahlan, siapapun yang ingin mempelajari ilmu tertentu (fan), dia harus mampu bertashawwur (menjelaskan secara deskriptif) akan ilmu yang hendak dipelajari supaya ia mudah menangkap inti dari apa yang dia pelajari. Ada yang 10 hal yang harus dipelajari seorang murid. Hal ini beliau tulis di halaman ke-2 Kitab Mukhtashor Jiddan.
Karena itulah, agar kita mudah mempelajari bahasa Arab modal utama mempelajari Al-Qur'an dan Hadits, maka, ilmu Nahwu harus dipelajari lebih awal. Sama sekali tidak disarankan bagi mereka yang mempelajari agama Islam hanya bermodal terjemah.
Dengan Nahwu, kita akan mudah mengetahui struktur kalimat berbahasa Arab, mulai dari irab, bina', amil nawasikh, hadzful a'id dan lainnya. Dengan mengusai ilmu ini, Syaikh Zaini Dahlan berharap kita tidak salah memahami firman Allah dan sabda Rasulullah SAW. 

Dalam kitab Mukhtashor Jiddan ini, penulis lebih fokus pada tahrīr al-kalām (menjelaskan secara lebih rinci kata perkata dari kitab). Dengan metode syarh mamzūj (ucapan kitab dan syarah dijadikan satu tanpa ada pemisah) membuat kitab ini terasa sangat khas ala syarah mutaqoddimīn.
Kitab ini juga sangat popular di kalangan pesantren bahkan mayoritas pesantren menjadikan pelajaran wajib sebagai pengantar dasar ilmu nahwu bagi santri.

 

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab :  Mukhtashor Jiddan (PDF)
Tebal           :   62 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

 

 

 

 

Lihat Kitab

Kitab - Afdholus Sholawat 'Ala Sayydis Sadat

AFDHOLUS SHOLAWAT'ALA SAYYDIS SADAT berisi kumpulan dzikir-dzikir sholawat.
Penyusun kitab ini adalah seorang ulama ahli ma’rifat dan tinggi derajatnya bernama Syaikh Yusuf bin Ismail Al- Nabhani. Sesuai dengan judul kitab, dalam kitab ini penulis menjabarkan berbagai macam dzikir sholawat yang diutamakan dari berbagai sumber yang sangat kuat. Selain itu penulis juga memberikan penjelasan tata cara bersholawat yang baik, menjelaskan faidah-faidah dan berbagai manfaatnya serta menyebutkan keistimewaan juga periwayatnya.

Secara garis besar kitab ini terdiri dari 112 halaman memuat sekitar 70 macam sholawat. Mulai dari sholawat yang pendek bacaannya hingga yang panjang bacaannya, di akhir kitab ini penulis menambahkan sholawat ringkas yang sering dibaca oleh ulama yang ahli mahabbah.

Dalam kitab Afdhalus Shalawat ‘ala Sayyidis Sadat, Syaikh Yusuf bin Ismail Al-Nabhani menyebutkan bahwa ada dua bentuk lafal salawat yang dimiliki dan disusun oleh Imam Syafi’i. Lafal salawat pertama adalah sebagai berikut

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ وَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ لَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ وَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ كَمَا أَمَرْتَ بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ وَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ كَمَا تُحِبُّ أَنْ يُصَلَّى عَلَيْهِ وَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ كَمَا تَنْبَغِي الصَّلاَةُ عَلَيْهِ

Allohumma sholli ‘ala muhammadin bi ‘adadi man shola ‘alaihi wa sholli ‘ala muhammadin bi ‘adadin man lam yusholli ‘alaihi wa sholli ‘ala muhammadin kama amarta bis sholati ‘alaihi wa sholli ‘ala muhammadin kama tuhibbu an yusholla ‘alaihi wa sholli ‘ala muhammadin kama tanbaghis sholatu ‘alaihi.

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad sebanyak jumlah orang yang bershalawat kepadanya, limpahkanlah salawat kepada Nabi Muhammad sebanyak jumlah orang yang tidak bershalawat kepadanya, limpahkanlah salawat kepada Nabi Muhammad sebagaimana Engkau perintahkan untuk bershalawat kepadanya, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad sebagaimana Engkau suka agar dibacakan shalawat atasnya, dan limpahkanlah pula shalawat kepada Nabi Muhammad sebagaimana selayaknya ucapan shalawat atasnya.”

Terkait shalawat ini, disebutkan oleh pensyarah kitab Dala-ilul Khairat, Syaikh Abul Abbas Ibn Mindil menyebutkan dalam kitab Tuhfatul Maqashid bahwa Imam Syafi’i pernah dimimpikan oleh seseorang. Orang itu bertanya kepada Imam Syafi’i, “Apa yang telah diperbuat Allah atas diri Anda?” Imam Syafi’i menjawab, “Allah telah mengampuni diriku.” Orang itu bertanya lagi, “Dengan amal apa?”. Imam Sayfi’i menjawab, “Dengan lima kalimat yang aku pergunakan untuk bershalawat kepada Nabi”. “Seperti apa bentuknya?” Lantas Imam Syafi’i mengucapkan shalawat tersebut di atas.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Afdhalus Shalawat ‘ala Sayyidis Sadat,  yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : Afdholus Sholawat 'Ala Sayydis Sadar (PDF)
Tebal           :  115 halaman (PDF)

Sumber : Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Ajwibah Ibnu Hajar

AJWIBAH IBNU HAJAR Karya Ibnu Hajar Al Asqalani, lahir di Mesir tahun 773 H, wafat tahun 852 H di negeri yang sama. Seorang hafidz, muhadits, sekaligus faqih bermadzhab Syafi’i. Beliau dikenal penulis Fathul Bari (Syarh Sahih Bukhari), Bulughul Maram, Lisanul Mizan, dan lain - lain.

Nama lengkap Beliau Al Imam Al ‘Allamah al Hafizh Syihabuddin Abul Fadhl Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Hajar, Al Kinani, Al ‘Asqalani, Asy Syafi’i, Al Mishri. Kemudian dikenal dengan nama Ibnu Hajar, dan gelarnya “Al Hafizh”.

Kitab berisikan jawaban Ibn Hajar atas berbagai persoalan yang di pertanyakan oleh sejumlah muridnya. Pertanyaan tersebut diajukan oleh murid-murid melalui tulisan tangan yang dikirim dari berbagai wilayah,ada permintaan fatwa misalnya yang datang dari Makkah dan Baitulmaqdis, sementara Ibnu Hajar kala itu berdomisili di Mesir. Berbagai pertanyaan itu dikumpulkan per kategori dan dikirimkan secara kolektif.

Ada tiga pengirim utama dari kumpulan itu yaitu Syamsuddin bin Muhammad bin al-Khidir al-Mishri, Umar bin Fahad al-Hasyimi al-Makki, dan Zainuddin Ridlwan bin Muhamad bin Yusuf al-Aqabi. Namun demikian, di kitab yang sama, akan didapati pula sisi kerendahan hati Ibn Hajar. Meskipun terkenal mahir menguasai ilmu agama tetapi tak membuatnya enggan bertanya kepada sang guru.

Di bagian lain kitab ini di sertakan pula pertanyan-pertanyaan Ibnu Hajar kepada gurunya, al-Hafidz al-Iraqi.

Berbeda dengan kategori pertama, di bagian kedua tidak didapati keterangan ihwal identitas penanya. Bagian kedua dijelaskan tentang sejumlah permasalahan meliputi misalnya,  hukum dan derajat hadis tertentu  atau pun meminta arahan terkait makna hadis itu sendiri. Di antara isu yang ditanyakan kepada Ibnu Hajar adalah jumlah keseluruhan Nabi, siapa sajakah nama mereka, dan berapa total yang diutus sebagai Rasulullah SAW dari mereka.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Ajwibah ibnu hajar, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.


IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AJWIBAH IBNU HAJAR (PDF)
Tebal           :   173 halaman (PDF)

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Al-Ahkam As-Sulthaniyyah

AL - AHKAM  AS-SULTHANIYYAH (Hukum-hukum Kekuasaan)  kitab fan Politik dan Tata Negara Islam yang begitu fenomenal.
Buah pikir Al-Mawardi tentang ilmu politik itu telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Dalam kitab inilah, pemikiran dan gagasan Al-Mawardi tentang politik tercurah dengan begitu jelas. Tak hanya berlaku pada masanya, prinsip-prinsip politik kontemporer dan kekuasaan yang dicetuskannya hingga kini masih tetap menjadi wacana yang menarik diperbincangkan bahkan diperdebatkan.

Kitab ini secara garis besar ini memuat hukum-hukum yang sangat dibutuhkan oleh para penguasa, khususnya khalifah dan jajarannya. Selain dibutuhkan oleh aparatur pemerintah sebagai rujukan untuk menjalankan tugas dan kewajiban mereka, juga menjadi pegangan masyarakat untuk mengetahui hak dan kewajiban para penguasa atas diri mereka. Dengan begitu, mereka mempunyai pedoman untuk melakukan check and balance. 
Kitab Al-Ahkam Al-Shultaniah juga mengkaji masalah imam shalat, zakat, fa’i, ghanimah (rampasan perang), ketentuan pemberian tanah, ketentuan daerah-daerah yang berbeda status, hukum seputar tindak kriminal, fasilitas umum, penentuan pajak dan jizyah, masalah protektorat, dan masalah dokumen negara dengan begitu lengkap dan detail.

Selain terdapat perintah jihad kepada orang kafir, masih ada tiga jenis jihad lainnya, yakni jihad untuk memerangi orang murtad, jihad melawan para pemberontak (bughat), dan jihad melawan para pengacau keamanan. Kitab Al-Ahkam As-Sulthaniyyah ini merupakan karya monumental Al-Mawardi yang kuat diyakini ditulis atas permintaan Khalifah Al-Qaim bi Amrillah (422467 H). Buku Menariknya, dalam kitab ini al-Mawardi sama sekali tidak terpengaruh oleh teori-teori Socrates, Plato, Aristoteles atau filsuf Yunani lainnya. Padahal, ketika itu pemikiran mereka sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
Dalam penulisannya, beliau berpijak pada Al-Qur'an, As-Sunnah, ijma dan qiyas sebagaimana dalil yang lazim digunakan di kalangan madzhab Syafi’i.
Selain itu, beliau juga menjelaskan berbagai pandangan madzhab yang berkaitan dengan sistem pemerintahan Islam ini. Istimewanya lagi, buku al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini menjadi rujukan penting karena selain penulisnya yang merupakan seorang mujtahid, juga adalah pelaku sejarah.

Istimewanya lagi, buku ini merupakan tulisan yang paling awal membahas tentang sistem Negara Khilafah sekaligus menjadi dokumen autentik penerapan sistem pemerintahan Islam di dalam Negara Khilafah, pada era Khilafah Abbasiyyah. 

 

Dalam kitab Ahkam sulthoniyyah ini terdapat 19 Bab pembahasan yang cukup lengkap tentang bagaimana tata negara Islam itu dibentuk dan diterapkan.

Ahkam Sulthoniyah BAB 1 : Pengangkatan kepala negara

Ahkam Sulthoniyah BAB 2 : Pengangkatan menteri

Ahkam Sulthoniyah BAB 3 : Pengangkatan gubernur provinsi

Ahkam Sulthoniyah BAB 4 : Pengangkatan pimpinan jihad

Ahkam Sulthoniyah BAB 5 : Pemimpin polisi dalam begeri

Ahkam Sulthoniyah BAB 6 : Jabatan hakim (QODHI)

Ahkam Sulthoniyah BAB 7 : Jabatan Mazhalim

Ahkam Sulthoniyah BAB 8 : Perwakilan keluarga terhormat

Ahkam Sulthoniyah BAB 9 : Imam imam Sholat

Ahkam Sulthoniyah BAB 10 : Pimpinan ibadah haji

Ahkam Sulthoniyah BAB 11 : Petugas pemungut zakat

Ahkam Sulthoniyah BAB 12 : Pembagian rampasan perang dan Fa’i

Ahkam Sulthoniyah BAB 13 : Penentuan jizyah dan kharaj

Ahkam Sulthoniyah BAB 14 : Wilayah wilyah yang memiliki hukum tertentu

Ahkam Sulthoniyah BAB 15 : Mengelola tanan dan mengeksplorasi air

Ahkam Sulthoniyah BAB 16 : Tanah yang dilindungi

Ahkam Sulthoniyah BAB 17 : Hukum iqtha’

Ahkam Sulthoniyah BAB 18 : DIWAN (administrasi negara dan aturan-aturannya)

Ahkam Sulthoniyah BAB 19 : Ketentuan ketentuan tentang kriminalitas

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Ahkam Sulthaniyah, yang bisa kami bagikan. semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AL - AHKAM AS - SULTHANIYYAH  (PDF)
Tebal           :   333  halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

 

Lihat Kitab

Kitab - Al-Ghuroba'

AL- GHUROBA'  Kitab fan Hadits dan Ilmu Hadits.
Kitab di susun oleh ulama Syafi’iiyah yang alim dan ahli hadist bernama Abu Bakar Muhammad bin al-Husaini bin Abdillah al-Baghdadi al-Ajurri.
Seorang Imam Ahlus Sunnah yang hidup pada abad ke 4 Hijriyyah.
 

Kitab ini merupakan kitab yang berharga bagi para peneliti dan professor dalam cabang ilmu Hadits khususnya serta cabang ilmu fiqih, biografi, dan lain-lain. Dalam kitab ini penulis mencoba menjelaskan secara mendetail tentang hadist yang membahasa tentang kata ghorib (asing) yang merupakan sabda Nabi tentang umat Nabi yang suatu saat akan kembali menjadi ghorib (asing).
Penulis memberikan penjelasan-penjelasan yang menarik yang didasarkan dari berbagai riwayat dan juga hadist-hadist lain yang kaya akan nilai-nilai spiritual dan berasal dari sumber-sumber yang terpercaya. 

Secara garis besar kitab ini memuat 5 bahasan utama, yaitu:
Bagian pertama tentang orang-orang mukmin yang bias dikategorikan sebagai orang asing (ghorib) dan bagaimana gambaran mereka di dunia ini.
Bagian kedua menjelaskan tentang motivasi untuk bisa mencapai derajat orang-orang asing (ghuroba`).
Bagian ketiga menjelaskan tentang orang yang berada dalam derajat asing (ghorib) jika ia bersumpah pada Tuhannya maka ia pasti akan memenuhi sumpahnya.
Bagian keempat adalah penjelasan tentang orang-orang yang menyukai keterasingan dan menyembunyikan diri serta suka berpindah tempat untuk mengasingkan diri. Bagian kelima menjelaskan tentang kematian orang asing (ghuroba`).
Semua penjelasan dalam pembahasannya merupakan teks-teks hadist yang terpercaya dan riwayat-riwayat yang shohih.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Al Ghuroba, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AL – GHUROBA’ (PDF)
Tebal           :   111 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Al-Minahus Saniyyah

AL - MINAHUS SANIYYAH karya dari Sayyid Abdul Wahab As Sya’roni. 
Kitab ini membahas tentang cara seorang hamba yang menempuh jalan akhirat atau spiritual melalui jalan tarekat.

Di dalamnya memuat beberapa hadits-hadits dan ayat-ayat yang mendukung isi kitab. Pembahasan kitab meliputi tatacara bertaubat, meninggalkan hal yang mubah, menghindari riya’, menjaga diri dari makanan haram, memerangi hawa nafsu dan pembahasan lainnya. Kitab ditulis dengan gaya bahasa yang simpel dan mudah dipahami. Kitab ini sangat cocok bagi semua kalangan yang sedang menempuh jalan untuk mendekatkan diri kepada Wajib Al Wujud.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Al Minahus Saniyyah, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AL - MINAHUS SANIYYAH (PDF)
Tebal           :   39 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

 

Lihat Kitab

Kitab - Al-Muntaqo Minas Sunnah Al-Musannadah

Al MUNTAQO MINAS SUNNAH AL MUSANNADAH  (fan Hadits). Kitab ini disusun oleh ulama yang bernama Abdulloh bin Ali bin Jarud Abu Muhammad An Naisaburiy. Seorang Imam Atsar di Kota Makkah. Dalam kitab ini penulis menjabarkan hadist-hadist yang mayoritas dalam tingkatan hasan yang menjelaskan hukum-hukum fiqih. Hanya beberapa hadist saja yang masuk dalam kategori hadist nadzir karna lemahnya periwayatanya. Penulis juga menyebutkan sanad setiap hadist yang didasarkan dari berbagai riwayat yang berasal dari sumber-sumber yang terpercaya.

Secara garis besar kitab ini terdiri dari hadist-hadist yang memuat pokok pembahasan sebagaimana kitab-kitab fiqih, yakni pembahasan tentang ubudiyyah, muamalah, munakahah, adlhiyah, & jihad. Terdiri dari 322 halaman memuat sekitar 1114 hadist dengan 230 bab.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Al Muntaqo Minas Sunan al Musnadah yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab: Al- Muntaqo Minas Sunnah Al Musannadah (PDF)
Tebal:  232 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Arba'in Fi Ushuluddin - Ar-Razi

ARBA'IN FI USHULUDDIN  Karya Imam Fakhr Al-Din Al-Razi, Syaikh Islam Muhammad bin Al-Hussein yang wafat di kota Herat  pada tahun 606 H.
Penulis merupakan Ulama` bermadzhab Syafi’i dalam fiqh dan bermadzhab Asy’ari dalam Aqidah. Penulis memulai belajar langsung kepada orang tuanya yang bernama Syaikh Umar yang memiliki laqob Syaikh Dliya`udin dan Khotib ar Roziy. Penulis lahir pada tahun 544 H di kota Rayy.

Kitab ini adalah salah satu karya paling berharga dalam Ilmu Kalam/Teologi, dan itulah sebabnya dia menjadi fokus perhatian para ahli Ilmu karena isi kandungan di dalamnya, meliputi rahasia keilmuan hukmiyah (hukum) dan hikamiyyah (ilmu kerohanian), fakta-fakta pembahasan secara rasional maupun tranmisi serta pembahasan tentang ke Tuhanan.

Secara garis besar materi dalam kitab ini dibagi menjadi 2 bagian besar.
Bagian pertama memuat 26 topik, yakni meliputi pembahasan tentang penciptaan alam semesta, sesuatu yang tidak ada tidak ada apa-apanya, pembuktian pengetahuan Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa itu kekal abadi, Tuhan Yang Maha Esa tidak ada yang membedakan, Tuhan Yang Maha Kuasa atau Pembicara, keberadaan Tuhan Yang Maha Esa dalam wujud-Nya Yang Maha Tinggi adalah hidup, Tuhan adalah maha Pencipta pengetahuan Dia satu dalam menciptakan tindakan, dalam hal itu tidak diperbolehkan adanya banyak tindakan dan aturan Allah SWT untuk dinalar.

Bagian kedua, berisi 14 bab di mana ia berbicara tentang: Membuktikan esensi individu, realitas jiwa, dalam membuktikan kekosongan, menjelaskan waktu kembali, penjelasan tentang kesempurnaan para Nabi, membuktikan ke Nabian  Nabi Muhammad SAW, penjelasan bahwa para malaikat adalah ibu terbaik dari para Nabi, penjelasan karomah para wali, penjelasan ketentuan pahala dan hukuman, penjelasan janji orang fasiq terputus, penjelasan syafaat Nabi Muhammad SAW, penjelasan kepatuhan terhadap bukti lisan apakah itu menguntungkan kepastian atau tidak dalam Imamah?, penjelasan penetapan premis-premis yang dapat dijadikan acuan dalam menetapkan tuntutan rasional, yaitu kesimpulan kitab.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Kitab Arba’in fi Ushuluddin, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab :  Arba'in Fi Ushuluddin (PDF)
Tebal           :  696 halaman (PDF)

Sumber : Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Auliya' Syarqil Ba'id

AULIYA' SYARQIL BA'ID Kitab fan Sejarah Islam.
Kitab ini disusun oleh Dr. Basyar Al-Ja’fari. Salah satu kitab yang secara rinci menjelaskan fakta sejarah penyebaran Islam di Asia Timur khususnya kepulauan Melayu yang dipelopori oleh para saudagar dan ulama yang saat ini di Indonesia dikenal dengan nama Wali Songo.

Dalam kitab ini dengan rendah hati penulis mencoba mendekati ciri-ciri cerita yang terlupakan dan tidak diketahui, yang ditulis di atas perairan dan daratan Melayu dari pengetahuan pembaca non-spesialis Arab yang mungkin tahu banyak tentang hubungan Islam dan Eropa di masa Umayyah, Abbasiyah dan Fatimiyah, tetapi, tentu saja, dia tidak tahu banyak tentang keseimbangan kekuasaan yang berlaku di wilayah Islam Melayu, atau tentang bagaimana Islam bisa berhasil dan menyebar luas di kawasan tersebut. Orang tahu secara umum bahwa penaklukan Islam, sebagian besar adalah tanah militer. tetapi ada fakta sejarah lain yang tidak diketahui yang belum cukup terungkap untuk membuktikan bahwa jenis penaklukan lain hampir mendekati batas legenda, yaitu penaklukan laut damai yang membawa panji Islam dan bahasa Muslim ke Asia Tenggara dan Kepulauan Melayu, dan dipimpin oleh para saudagar, da'i, cendekiawan, ahli geografi, yang melarikan diri dari penindasan politik dan kesempitan agama, yang pada suatu waktu mendominasi para pengambil keputusan di Khilafah.

Disinilah kitab ini dihadirkan oleh penulis untuk membuka cakrawala fakta sejarah perkembangan Islam yang saat ini menjadi kiblat kehidupan beragama dan bernegara. Kitab ini memuat hampir 480 halaman lebih yang terdiri dari 10 bab utama.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Auliya`u Syarqil Ba’id, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AULIYA’ SYARQIL BA’ID (PDF)
Tebal           :   482 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab