Surat Al-Ma’arij (Tempat naik)

44 AyatSurat ke 70Mekkah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Surah Al-Ma'arij (Arab: المعارج , "Tempat-Tempat Naik") adalah surah ke-70 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat. Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini. Para ahli tafsir memberikan beberapa penafsiran mengenai hal ini di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah s.w.t kepada ahli surga.

  1. فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَۚ (٣١) famani ibtaghaa waraa-a dzaalika faulaa-ika humu al'aaduuna

    31. Barangsiapa mencari yang di balik itu [1514], maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

    [1514] Lihat not [996].

  2. وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۖ (٣٢) waalladziina hum li-amaanaatihim wa'ahdihim raa'uuna

    32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

  3. وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهٰدٰتِهِمْ قَاۤىِٕمُوْنَۖ (٣٣) waalladziina hum bisyahaadaatihim qaa-imuuna

    33. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

  4. وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُوْنَۖ (٣٤) waalladziina hum 'alaa shalaatihim yuhaafizhuuna

    34. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

  5. اُولٰۤىِٕكَ فِيْ جَنّٰتٍ مُّكْرَمُوْنَ ۗ ࣖ (٣٥) ulaa-ika fii jannaatin mukramuuna

    35. Mereka itu (kekal) di syurga lagi dimuliakan.

  6. فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ (٣٦) famaali alladziina kafaruu qibalaka muhthi'iina

    36. Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

  7. عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ (٣٧) 'ani alyamiini wa'ani alsysyimaali 'iziina

    37. dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok [1515]?

    [1515] Menurut keterangan sebagian ahli tafsir, ayat ini berhubungan dengan peristiwa ketika Rasulullah shalat dan membaca Al-Quran di dekat Kabah lalu orang-orang musyrik berkumpul berkelompok-kelompok di hadapannya sambil mengejek dan mengatakan: Jika orang-orang mumin benar-benar akan masuk syurga sebagaimana kata Muhammad kitalah yang akan masuk lebih dahulu. Maka turunlah ayat 38.

  8. اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ (٣٨) ayathma'u kullu imri-in minhum an yudkhala jannata na'iimin

    38. Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam syurga yang penuh kenimatan?,

  9. كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ (٣٩) kallaa innaa khalaqnaahum mimmaa ya'lamuuna

    39. sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani)(1516).

    [1516] Yang dimaksud dengan ayat ini ialah, bahwa mereka, orang-orang kafir, diciptakan oleh Allah dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasul. Jadi kalau mereka tidak beriman tidak berhak masuk syurga.

  10. فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ (٤٠) falaa uqsimu birabbi almasyaariqi waalmaghaaribi innaa laqaadiruuna

    40. Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.