Surat Al-Ma’arij (Tempat naik)

44 AyatSurat ke 70Mekkah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Surah Al-Ma'arij (Arab: المعارج , "Tempat-Tempat Naik") adalah surah ke-70 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat. Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini. Para ahli tafsir memberikan beberapa penafsiran mengenai hal ini di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah s.w.t kepada ahli surga.

  1. وَّاِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًاۙ (٢١) wa-idzaa massahu alkhayru manuu'aan

    21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,

  2. اِلَّا الْمُصَلِّيْنَۙ (٢٢) illaa almushalliina

    22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,

  3. الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَاۤىِٕمُوْنَۖ (٢٣) illaa almushalliina

    23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,

  4. وَالَّذِيْنَ فِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌۖ (٢٤) waalladziina fii amwaalihim haqqun ma'luumun

    24. dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,

  5. لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِۖ (٢٥) lilssaa-ili waalmahruumi

    25. bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

  6. وَالَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۖ (٢٦) waalladziina yushaddiquuna biyawmi alddiini

    26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

  7. وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَۚ (٢٧) waalladziina hum min 'adzaabi rabbihim musyfiquuna

    27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

  8. اِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍۖ (٢٨) inna 'adzaaba rabbihim ghayru ma/muunin

    28. Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

  9. وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ (٢٩) waalladziina hum lifuruujihim haafizhuuna

    29. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

  10. اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ (٣٠) illaa 'alaa azwaajihim aw maa malakat aymaanuhum fa-innahum ghayru maluumiina

    30. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki [1513], maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

    [1513] Lihat not [995].